Sabtu, 22 Desember 2018

CARA MENDIDIK ANAK MENURUT PSIKOLOGI


CARA MENDIDIK ANAK MENURUT PSIKOLOGI

Menjadi orang tua merupakan tugas yang paling sulit. Apalagi jika kita tidak memiliki bekal yang cukup untuk mendidik anak kita. Jadi berikut ini saya akan memberikan beberapa cara mendidik anak menurut Psikologi :

1.       Pendidikan Agama
Apapun agamanya pasti akan memberikan ajaran tentang kebenaran dan kebaikan. Pendidikan agama ini merupakan poin penting / pertama ketika anda mencoba untuk mendidik anak dimulai dari usia dini hingga dewasa. Terkadang pun pendidikan agama yang diberikan benar-benar kuat pun masih bisa tergerus oleh pengaruh lingkungan dan juga karakter anak tersebut di kemudian hari, Apalagi jika anak tersebut tidak dibekali dengan pendidikan agama sama sekali. Hal itu akan bisa membawa anak anda dalam hal buruk dan anda sebagai orang tua pasti sudah bisa memprediksinya.

2.       Orang Tua Harus Sepenuhnya Ada untuk Anak
Orang tua, terutama sang ayah, memiliki peranan aktif untuk perkembangan sang anak. Jika seorang anak kurang kasih sayang dari seorang ayah, sang ayah menjadi tidak dekat dengan anaknya, dan emosi sang anak akan terganggu. Kalau anaknya laki-laki biasanya cenderung akan nakal, seks bebas dan juga narkoba, sedangkan anak perempuan akan mengalami depresi dan juga melakukan seks bebas.

3.       Kenalkan Lingkungan
Mendidik anak yang baik itu dengan cara melindungi mereka dari hal buruk. Namun anak yang tidak mengerti apapun kemudian suatu hari nanti harus memutuskan hal yang baik atau yang buruk maka akan terjebak atau memiliki rasa penasaran. Maka dari itu kenalkan lingkungan dan beri tahu mana yang baik atau pun buruk. Jika itu sudah dijelaskan kepada anak anda maka biarkan anak anda memilih namun tetaplah jaga dia dalam pengawasan anda, jangan tutupi hal buruk darinya namun paparkan antara hal buruk dan baik tanpa terlibat.

4.       Atur Gaya Bicara
Kalau berbicara kepada anak haruslah baik, harus benar dan tidak berbohong. Orang tua juga tidak boleh menyalahkan atau pun membanding-bandingkan anaknya karena bisa membuat komunikasi antara anak dan orang tua terganggu. Tak hanya itu, setiap orang tua juga harus selalu mendengarkan perkataan anak mereka, memperhatikan mereka saat berbicara, serta mengetahui keunikan mereka.

5.       Berikan Pandangan yang Jelas dan Konsisten
Beberapa anak biasanya tidak memiliki pandangan yang sangat jelas akan dunia luar atau pun lingkungan. Sehingga, tugas orang tua agar bisa membantu anak mereka mengatur mindset mereka dengan cara memberikan pandangan yang sangat jelas dan konsisten. Hal ini juga bisa menyebabkan anak memiliki sebuah pola piker tak jauh dari pada orang tuanya.

6.       Menasehati dan Mendengarkan
Menjadi orang tua bukan hanya untuk menasehati saja. Jika hanya memberitahukan hal yang harus dilakukan dan tidak dilakukan bahkan orang tua tidak perlu melakukannya, karena masih banyak orang yang bisa. Namun menasehati dan mendengarkan keluhan anaknya menjadi salah satu cara mendidik anak yang sangat tepat dan memberikan rasa percaya serta kenyamanan tersendiri untuk anak tersebut.

7.       Jadi Diri Sendiri
Ajarkanlah anak anda untuk menjadi dirinya sendiri. Kesalahan orang tua adalah ketika menemukan suatu hal yang tidak bagus dari anak mereka, orang tua ikut mengomentari dan menjatuhkan tanpa berusaha membantu untuk menemukan kelebihan anak tersebut. Sehingga anak tersebut seringkali tidak menjadi dirinya sendiri. Dampak buruknya tentu ketika mereka sudah besar nanti dan berada di lingkungan yang lebih besar dan menyulitkan mereka. Untuk itu coba dukung anak menjadi dirinya sendiri sejak kecil.

8.       Tunjukkan Batas Hormat dan Teman
Menjadi terlalu kaku akan menjadikan anak segan akhirnya mereka akan melakukan segala hal sendiri tanpa pengawasan. Sedangkan jika terlalu dekat layaknya teman biasanya anak akan merasa hubungan dengan orang tuanya bisa bebas dan bisa melakukan apa saja. Sehingga batasan hormat sudah terlewat. Memang tidak mudah membuat batasan yang tepat antara hormat dan teman. Namun anda harus berusaha agar anak mengerti kedepannya nanti.

9.       Bantu Percaya Diri
Kepercayaan diri seseorang sangatlah penting terutama untuk anak-anak. Ketika mereka ingin melakukan sesuatu hal yang sekiranya positif maka dukunglah dan bantu mereka untuk mendapatkan rasa percaya dirinya. Dengan orang sekitar yang mendukung dan membantu mereka berkembang maka akan lebih mudah membangun rasa percaya diri anak. Hal ini nantinya akan berpengaruh pada karakter anak saat berada di lingkungan yang lebih besar. Cara meningkatkan percaya diri pada anak merupakan salah satu dengan pendidikan yang tepat.

10.   Dukung Keahliannya
Seringkali orang tua sampai tidak tahu apa sih keahlian anaknya, sehingga ketika sudah besar anaknya bingung dengan keahlian mereka dan merasa tidak percaya diri. Padahal orang tua sendiri terkadang terlambat menyadari potensi yang dimiliki oleh anaknya. Padahal sebagai pengasuh, pengawas dan orang yang bertanggung jawab untuk mereka seharusnya kita melihat anak dari berbagai sisi.

11.   Jangan Remehkan
Apa sih yang menyebabkan banyaknya anak yang tidak menurut pada orang tuanya atau merasa tidak percaya karena banyak orang tua yang meremahkan anaknya sendiri. Satu-satunya cara agar seorang anak bisa menyerap dan menerima didikan anda adalah saling menghargai dan menghormati. Pikirkan bahwa mereka bisa menjalankan banyak hal dan biarkan mereka untuk membuktikan apa yang mereka ingin buktikan.

12.   Berikan Aturan yang Jelas
Seringkali Psikolog menyatakan bahwa anda tidak boleh kasar namun harus tegas sebagai orang tua. Anak masih dalam tahapan mencari jati dirinya dan mencari orang yang ingin mereka hormati dan kagumi. Jangan sampai anda menerapkan aturan tidak jelas sehingga mereka merasa bahwa anda bisa diatur dan disetir dengan mudah sesuai keinginan. Tegas dan kasar adalah dua hal yang berbeda, coba untuk terapkan pada anak anda sejak mereka masih kecil sekali.

13.   Tunjukkan Hal Benar dan Salah
Seringkali banyak orang tua yang tidak ingin anaknya terjebak ke dalam hal-hal yang dianggap membahayakan, sangkin tidak inginnya mereka melindungi anaknya dengan berbagai cara. Sehingga ketika adanya hal salah datang pada mereka dan lepas dari pengawasan anda sebagai orang tua malah tertarik. Tunjukka hal yang benar dan salah serta dampaknya sejak awal. Sehingga anak terasah untuk memilih keputusan dan juga terlatih mentalnya.

Itulah merupakan beberapa cara yang bisa anda terapkan untuk mendidik anak. Memang tidak mudah untuk mendidik anak terutama untuk mereka yang baru pertama kali memiliki anak. Namun perlu anda ketahui bahwa keberhasilan didikan anak tentu akan mempengaruhi bagaimana mereka hidup, bekerja da berpikir kedepannya. Agar anak hidup dengan masa depan yang baik.


DAFTAR PUSTAKA
https://gaya.tempo.co/read/774751/7-pilar-mendidik-anak-menurut-psikolog-elly-risman
https://dosenpsikologi.com/cara-mendidik-anak-menurut-psikologi

TAHAPAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 0-12 BULAN

TAHAPAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 0-12 BULAN

NAMA : R. KHADIJAH MELFRINA RUZFI
NIM : 181301051

Assalamualaikum teman teman semuaaa 💓💓
Kali ini aku bakalan share video tentang "Tahapan Perkembangan Anak Pada Usia 0-12 Bulan" Semoga dapat membantu untuk kalian yang ingin segera punya anak mungkin 😂 atau bagi kalian yang punya adik yg baru lahir ya kan. jadi silahkan ditonton ya semua 💘💘


Selasa, 18 Desember 2018

ALASAN MENGAPA ANAK PEREMPUAN LEBIH DEKAT DENGAN SANG AYAH

NAMA : R. KHADIJAH MELFRINA RUZFI
NIM : 181301051


I may find my prince someday, but my daddy will always be my king! Setiap anak perempuan membutuhkan role model dalam hidupnya. Tanpa bermaksud mengecilkan peran ibu, namun banyak penelitian yang mengatakan kalau anak perempuan lebih dekat dengan ayahnya. Untuk anak perempuan, peran ayah sangat penting. Ayah adalah sosok pria pertama yang dikenal oleh anak perempuan dan menjadi gambaran yang bakal dipegangnya di masa depan mengenai pria ideal yang akan bersanding dengannya. Untuk lebih jelasnya lagi berikut adalah alasan mengapa anak perempuan lebih dekat dengan sang ayah.

1. Ayah Merupakan Sosok Pria Pertama yang Dikenal Anak Perempuan
Sebagai sosok pria pertama yang dikenal oleh anak perempuan, ayah menjadi acuan bagaimana seharusnya pria baik tersebut. Bagaimana cara ayah memperlakukan ibu kemudian pola asuh kepada anak-anaknya menjadi ingatan kekal yang menjadi kriteria menilai pria-pria lain ke depannya.

2. Sosok Superhero
Bagi seorang anak perempuan, sang ayah adalah seorang pahlawan. Kepada sang ayahlah biasanya seorang anak perempuan meminta perlindungan. Secara fisik pun, sang ayah dapat lebih diandalkan daripada sang ibu saat menghadapi permasalahan yang mengandalkan fisik.

3. Menyayanyi dengan Cara Keren
Bukan berarti ketika sedang bersama sang ibu tidak nyaman tetapi ketika bersama ayah, para anak perempuannya akan mendapatkan pengalaman berharga yang unik. Misalnya dari cara ayah menyisirkan rambut si anak perempuan yang tidak sebagus ketika ibu yang menyisirkannya namun tetap terlihat keren. Bagaimana ayah selalu berhasil menemukan permainan-permainan "nyeleneh" tapi menyenangkan untuk dilakukan.

4. Ayah yang Paling Bisa Memanjakan Anak Perempuannya
Bagaimana tidak anak perempuan dekat dengan sang ayah, soalnya sang ayahlah yang paling bisa memanjakan anak-anaknya. Kalau ibu menerapkan sebuah aturan, maka sang ayah adalah partner in crime anak perempuannya dalam melanggar sebuah aturan. Ketika ibu menerapkan aturan tidur siang, maka sang ayah akan berkompromi supaya akan ada sedikit kelonggaran untuk jam tidur siang tersebut.

5.Tidak Mengekang
Seorang ayah kebanyakan sering bersikap easy going. Sifat sang ayah yang memberikan kebebasan pada anak-anaknya serta tidak banyak aturan membuat anak perempuan dekat dengan sang ayah. Padahal, anak perempuan tidak sadar bahwa seorang ayah juga memiliki kepedulian yang sangat tinggi. Terlebih  ketika si anak perempuan telah memiliki seorang kekasih.

6. Ayah Mengajarkan Anak Perempuannya Untuk Menjadi Tangguh
Dalam perasaan sayang dan manja yang diberikan sang ayah, diam-diam sang ayah menyelipkan pesan untuk hidup tangguh kepada anak perempuannya. Ayah adalah sosok yang tidak mengungkapkan kekecewaannya secara eksplisit. Namun, ketika sang ayah menatap dalam anak perempuannya, semua kata-kata yang tidak mampu terucapkan akan terbaca jelas lewat sorot matanya.

7. Lebih Lembut Pada Anak Perempuan
Berkebalikan dengan sifat seorang ayah yang keras pada anak laki-laki, pada anak perempuan justru sikapnya lebih lembut. Hal ini dikarenakan anggapan bahwa anak perempuan harus dilindungi dan tidak boleh dikasari. Sedangkan seorang ibu justru menuntut anak perempuannya mesti bisa memasak, mengurus rumah, dan hal lainnya. Hal inilah yang membuat anak perempuan menjadi lebih dekat kepada sang ayah.

8. Ayah Memberikan Contoh Hubungan Romantis
Akan selalu ada moment ketika wanita dewasa mengenang bagaimana rumah tangga ayah dan ibunya dulu dan membandingkannya dengan hubungan yang dijalaninya sekarang. Pengalaman masa depan inilah yang membuat anak perempuan dekat dengan ayahnya.

9. Ayah yang Menopang Biaya yang Dibutuhkan Anak Perempuan
Perempuan dikenal sebagai sosok yang hobi belanja. Dibalik hobinya tersebut siapa lagi yang menopang biaya mereka kalau bukan sang ayah. Bahkan sang Ayahlah yang selalu mengabulkan setiap keinginan anak perempuannya. Jika sudah begitu, bagaimana seorang anak tidak dekat dengan sang ayah.

10. Lebih Mengandalkan Logika Ketimbang Emosi
Perbedaan mendasar antara pria dan wanita adalah pria lebih mengutamakan logika dalam mengambiil sebuah keputusan. Hal ini membuat anak perempuan memiliki opsi lain saat mencari jalan keluar akan masalah yang ia hadapi.

11. Mengajarkan Mandiri
Kedudukan seorang ayah sebagai kepala keluarga membuat ia biasa bekerja dengan keras. Secara tidak langsung, hal inilah yang membuat seorang anak perempuan kagum pada sosok ayahnya dan menjadikannya lebih dekat pada sang ayah. Kerja keras dan kemandirian tersebut secara tidak langsung akan dirasakan oleh sang anak ketika ia dewasa.

12. Bisa Jadi Teman Curhat yang Asyik
Saat membahas masalah percintaan, seorang ayah akan memberikan pandangannya dari sudut pandang seorang pria. Hal ini  berbeda dari sang ibu yang lebih mengutamakan bagaimana seharusnya perempuan bersikap.

Barangkali itu saja beberapa alasan yang menjadikan perempuan lebih dekat dengan sosok ayah. Buat kamu yang perempuan, bersyukurlah jika ayahmu sedemikian dekat denganmu. Selagi ada, bahagiakanlah Ayahmu!


DAFTAR PUSTAKA
https://www.liputan6.com/citizen6/read/2285016/6-alasan-anak-perempuan-lebih-dekat-dengan-ayahnya
https://www.halodoc.com/alasan-anak-perempuan-lebih-dekat-dengan-ayah
https://malangtoday.net/inspirasi/alasan-anak-perempuan-lebih-dekat-dengan-ayah/